PETA KOGNITIF KETRAMPILAN DASAR KONSELING
No
|
Materi
|
Definisi
|
Tujuan
|
Modalita
|
Contoh Aplikasi
|
1.
|
Reflection
of feeling
|
Pemantulan perasaan yang dilakukan oleh konselor kepada konseli sebagai hasil pengamatan perilaku verbal dan non verbal konseli selama proses konseling.
Yang perlu diperhatikan dalam tekhnik ini adalah:
·
Hindaristereotip
·
Ketepatan waktu menyatakan (timing)
·
Kaya akan perbendaharaan istilah perasaan
·
Ketepatan penamaan atau pemilihan jenis perasaan
|
·
Memperoleh kejelasan tentang perasaan konseli atas suatu peristiwa
·
Konseli merasa dimengerti perasaannya
·
Mengerahkan pembicaraan
yang lebih dalam terkait perasaan konseli
·
Mendorong dan merangsang klien
agar lebih banyak mengekspresikan perasaannya, baik positif maupun
negative, tentang situasi,
orang, atau hal-hal khusus lainnya
·
Membantu klien memahami perasaannya
·
Membantu klien menata atau mengatur perasaannya
·
Membantu klien membedakan intensitas berbagai
perasaan yang ada dalam dirinya
|
· Seperti agaknya,
· Sepertinya,
· Tampaknya,
· Rupanya,
· Kedengaranya
|
.Konseli: “tok tok tok... permisi
ibuk” (konseli mengetuk pintu ruang BK)
Konselor: “iyya, nak silahkan masuk”
Konseli: “iyya buk terimakasih”
Konselor: “bagaimana kabarmu hari ini
nak ?
Konseli: “kurang baik buk”
Konselor: “loh, memangnya ada apa nak
? kok sepertinya kesal begitu wajahnya”
Konseli: “iyya buk, ini buk saya lagi
kesel sama guru X”
Konselor: “memangnya mengapa bisa
seperti itu nak ?”
Konseli: “itu buk, masa iya nilai
matematika saya E cuma gara-gara tidak sengaja mengantuk dikelas ? padahal
kan saya mengantuk juga karena semalaman saya lembur membuat tugas matematika
buk”
Konselor: “iyya, ibu mengerti apa yang
kamu rasakan sekarang, lantas apa yang akan kamu lakukan sekarang nak ?”
|


18.43
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar